Kamis, 09 Oktober 2014

4 Kristal untuk "Perlindungan"



Sebenarnya tak ada energi negatif maupun energi positif, Ini hanya sebatas persepsi anda tentang energi yang memberikan perasaan dan makna positif ataukah perasaan dan makna negatif kepada anda. Artinya, mungkin ada perasaan negatif dalam diri anda yang beresonansi dengan frekuensi energi tertentu yang Anda alami dan oleh sebab tersebut, itu memunculkan perasaan yang merasa "buruk" untuk Anda. Jika perasaan Anda memiliki amplitudo cukup tinggi (berarti begitu banyak energi) maka dengan energi tersebut sesuai Hukum Atraction mungkin akan semakin menarik hal-hal dalam jangkauan frekuensi "buruk" tersebut yang akan makin membuat anda merasa buruk!


Kita ambil contoh kasus berikut, beberapa waktu sebelumnya anda bertemu teman yang bercerita tentang bagaimana takutnya dia bertemu dengan hantu di pekarangan rumahnya yang gelap. Dia bercerita dengan detail bagaimana luasnya pekarangan itu dengan pohon-pohon besar dan semak yang menutupi sinar bulan dan membuatnya menjadi gelap gulita, lalu anda mulai membayangkan betapa mengerikannya tempat itu di kegelapan malam, kemudian dia bercerita tentang hantu yang dia temui berwajah buruk dengan busana putih, tidak bergerak sama sekali tapi hanya diam dan menatap si teman anda, tapi itu sudah membuat teman anda begitu ketakutan dan lari terbirit-birit. Saat itu anda merasakan betapa mengerikannya kejadian itu ...

Selang beberapa lama anda bertemu lagi dengan teman anda yang lain. Teman ini bercerita bahwa semalam listrik di rumahnya padam. Dalam keadaan gelap gulita dia harus mencari senter atau lampu darurat, namun yang terjadi adalah dia terjatuh karena terpeleset kemudian kepalanya terbentur lemari. Saat ini anda begitu kasihan dengan cerita si teman tersebut dan bagaimana ketiadaan cahaya bisa menyebabkan kesialan semacam itu.

Beberapa hari berikutnya anda mendengar percakapan teman di kantor bahwa ketika si teman takziah orang meninggal di malam hari, dalam keremangan itu saat berjalan dia bertemu dengan seekor ular yang lewat di depannya. Hal ini tentu membuat si teman itu berteriak histeris. Saat itu anda membayangkan betapa sialnya teman tersebut, andai saja jalanan terlihat lebih terang.

Selang seminggu saat anda berada di kantin untuk makan siang, anda mendengar percakapan orang lain yang sedang nongkrong di situ menceritakan bahwa ada saudaranya yang ditakuti hantu di rumahnya. Rumah yang dibeli oleh si saudara ini ternyata dulunya adalah rumah kosong yang lama tak ditempati. Rumah itu sebenarnya besar, namun seperti kebanyakan rumah besar, rumah itu lebih terlihat mengerikan karena lama kosong tanpa ada yang menempati. Si teman tadi menceritakan bahwa si saudara sering terganggu oleh penglihatan dan kemunculan makhluk bayangan orang berbusana putih, anak-anak kecil yang banyak, suara-suara tertawa yang melengking dan menakutkan, dll

Saat ini anda teringat dengan teman anda yang pertama cerita tentang hantu berbusana putih dalam gelap, bahkan anda membayangkan betapa lebih mengerikannya lagi jika dalam gelap itu tiba-tiba ada ular yang nyelonong begitu saja di depan si saudara. anda bahkan mulai berandai-andai jika si saudara itu dalam ketakutannya di kegelapan malam tiba-tiba terpeleset kemudian kepalanya terbentur lemari ...

Sore harinya ketika pulang kerja, saat check clock anda bertemu dengan satpam yang mengingatkan anda hati-hati di rumah, karena ada teman kerja anda yang rumahnya dibobol maling saat malam hari dan teman anda itu dipukul oleh si maling hingga babak belur. Iiihhh .... mengerikan banget sih ....

Anda memikirkan semua itu hingga di rumah pun saat anda seharusnya sudah tertidur ternyata masih saja terpikir oleh kejadian cerita siang tadi. Anda masih saja teringat oleh kata-kata teman anda bahwa ada hantu berwajah jelek dan berbusana putih berdiri yang menakutkan, atau ular sialan yang tiba-tiba nyelonong kalau gelap (pasti kalau terang ularnya gak berani kan? Itu pikir anda), belum lagi bayangan mengerikan tentang rumah kosong berhantu ..... lalu tiba-tiba lampur kamar mati!!! CLEKKKK!!! thats its!! Mental anda seketika membentuk sistem berdasarkan data yang masuk dalam memory anda. 
Respon yang terjadi saat itu adalah Anda berteriak, anda begitu ketakutan, anda mulai merinding, anda tegang, anda sangat waspada dan curiga dengan semua hal, anda membuka pintu pelan-pelan sambil mengintip dari balik pintu, bahkan anda akan membawa tongkat atau pentungan seandainya ada hantu lewat atau ada ular di sana, atau mungkin bahkan si kampret maling .... anda sedang mengalami masa yang sangat buruk, dan itu telah terkunci di benak anda. Dan akan sangat mudah membesar ketika anda menceritakan pengalaman ini kepada orang lain.
Dalam momen bercerita itu anda sedang re-call memory buruk anda, hal ini akan membuat anda semakin merasa buruk, keadaan ini memberi charge energi pada memory tersebut. Saat anda merasa buruk, teman-teman anda akan bereaksi negatif yang membuat anda merasa makin ngeri, horeee ... anda punya pengikut yang beriman :-p yang akan memberikan energi tambahan  karena mereka juga akan mengaminkan memory yang sudah anda kuatkan tadi. Di sinilah dasar keyakinan terbentuk, betapa mengerikannya keadaan gelap itu.

Tahukah anda bahwa cahaya itu adalah suatu bentuk energi yang memiliki frekuensi tertentu? Dan ketiadaan cahaya juga memiliki kondisi pada frekuensi tertentu pula?

Nah, saat Anda begitu reseptif dengan frekuensi ketiadaan cahaya, Kapanpun saat anda berjalan sendirian melewati sesuatu yang gelap, anda akan merasa merinding, benak anda akan mere-call memory ulang untuk meyakinkan anda bahwa .... tuh kan benar, ngeri banget tho. Dibilangi kok ..... anda meyakinkan diri anda sendiri bahwa hal itu memang mengerikan. Inilah keyakinan yang terbentuk karena sebuah persepsi.

Kita adalah makhluk energi dan kita terpengaruh oleh energi.

Kita terbuat dari triliunan sel transmisi yang memancarkan dan menerima energi sepanjang waktu. Dr Bruce Lipton seorang peneliti mengatakan bahwa membran sel kita adalah semikonduktor kristal cair (silika ... QUARTZ!!) dengan gerbang atau saluran yang begitu terbuka dan dekat, yang menjaga materi sel dan membiarkan beberapa materi keluar. Dia mengatakan bahwa DNA kita benar-benar memindai lingkungan kita untuk frekuensi yang relevan & kemudian membentuk ulang program data dalam DNA tersebut untuk menyesuaikan kondisi. (sialnya untuk pengamatan instan kita hanya dapat melihat hal ini terjadi di bawah mikroskop, tapi anda mengenal fenomena ini dengan kalimat menyesuaikan diri dengan lingkungan).

Smokey Quartz
Kristal yang tepat akan menyesuaikan filter persepsi sel Anda & mentransmutasikan energi untuk Anda!

Jadi kita memiliki total kontrol atas ini & dapat menggunakan kristal sebagai alat untuk membantu kita. Tunggu dulu, klenik kah ini?

sebentar ... sebentar ..... apakah anda sudah lupa dengan pelajaran bahwa kristal mengeluarkan resonansi energi yang berlainan tergantung struktur dan kandungan mineralnya? Bagaimana dengan piezoelektrik yang dihasilkan kristal?
Black Tourmalin

Saya berasumsi bahwa anda sudah paham semua itu, maka anda dapat melakukan terapi ini menggunakan Kristal tertentu yang dapat menetralkan dan mentransmutasikan frekuensi energi sehingga kristal tersebut mengacaukan frekuensi tertentu yang dapat beresonansi dengan perasaan buruk.

Baiklah ini dia jagoannya :
  1. Hitam turmalin dikenal karena kemampuannya untuk mentransmutasikan dan "membersihkan" energi
  2. Smokey kuarsa juga sangat jempolan untuk hal ini
  3. ATAU combo favorit berupa tourmaline hitam & kuarsa smokey 
  4. Dan kemudian ada si cantik amethyst:
Ametys
Jika anda suka dengan olah energi atau meditasi, maka yang anda dapat ketika bermeditasi dengan kristal ini akan membantu mentransmutasikan energi yang memasuki “area” Anda. Anda juga dapat membuat "pelindung/perisai" transmutasi di sekitar rumah Anda, seperti menempatkan kristal di lokasi tertentu; 1 dekat pintu depan, 1 di dekat pintu belakang, dll. Atau Anda menempatkan kristal di sudut-sudut rumah atau properti untuk menciptakan jaringan di luar ruangan rumah Anda.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar