Selasa, 01 Juli 2014

Energy Orgone dalam Alam Semesta

Energi Orgone
Kita sudah mengetahui bahwa orgone adalah energi yang mendasari kehidupan dalam alam semesta ini. Ada di mana-mana dan hadir dalam bentuk elemen kehidupan baik makhkluk hidup dan tak hidup, bedakan dengan benda mati. 

Semua tradisi esoterik kuno sudah mengenalnya dan menyebutnya dengan berbagai nama, seperti chi, prana, maruah dan lain-lain serta tahu bagaimana cara mengolah atau memanipulasi energi tersebut untuk kehidupan sehari-hari. Saat ini keberadaan ini sudah diketahui oleh berbagai penelitian.
Energi orgone secara alami akan menopang bentuk kehidupan namun ada kalanya akan bersifat entropi sebagai penghancur kehidupan secara sifat nature dari alam semesta. Namun adanya rekayasa energi menimbulkan makin banyaknya sifat negatif dari energi yang muncul belakangan ini, misalnya dari buangan energi dari elektronik berupa elektromagnetic field dan radiasi.

Area penuh POR
Positive Orgone Radiation (POR) adalah energi orgone yang bersifat positif atau menguntungkan makhluk hidup. Enerrgi ini terakumulasi dengan konsentrasi tinggi di wilayah tertentu seperti daerah air terjun, pantai, pegunungan yang rindang dan lembah padang rumput. Energi ini bersifat menyegarkan, membuat anda merasa rileks, lega dan lebih segar, di mana energi ini terkonsentrasi akan membuat lingkungan sekitarnya terasa sejuk dan terlihat lebih indah.

Deadly Orgone Radiation (DOR) adalah energi orgone yang bersifat merugikan. Energi ini biasa dikaitkan dengan penyakit, kepala pusing, atau stress yang banyak diamati dalam gaya hidup perkotaan ataupun dekat alat teknologi manusia.

Status POR dan DOR diberikan kepada lingkungan sesuai dengan pengaruh yang dihasilkan oleh lingkungan tersebut terhadap makhluk hidup di dalamnya. Bila makhluk hidup dalam suatu lingkungan bisa hidup dengan baik maka dikatakan lingkungan tersebut mempunyai POR lebih banyak. Namun banyak lingkungan yang saat ini didominasi oleh DOR yang membuat orang tidak nyaman, mudah capek, tidak bisa beristirahat dengan tenang, tidur tidak bisa nyenyak, gangguan kesehatan dan seterusnya.

Energi negatif yang tersebar disekitar kita memberi pengaruh buruk bagi kesehatan dan lingkungan hidup. Energi ini banyak ditimbulkan dari radiasi elektromagnetis jaringan selular, jaringan listrik, pemancar televisi, polusi udara dan chemtrails.  
Banyak yang mengeluh pusing, badan terasa lemas, susah tidur, gangguan reproduksi, dll dalam suatu lokasi tertentu saja. Setelah di teliti, semua ini berasal dari radiasi gelombang elektronik di lingkungan seperti SUTET, tower GSM dan CDMA, wifi hotspot, Pemancar radio dll. gelombang yang dihasilkan elektronik inilah yang menyebabkan semua gangguan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar